Geopolitik dikembangkan sebagai dasar pengembangan wawasan nasional suatu bangsa, termasuk yang di anut Indonesia yaitu konsep wawasan nusantara. Wawasan Nusantara mengangap bahwa Indonesia sebagai satu kekuatan, yang meliputi wawasan Konsep Ketahanan Nasional Indonesia
Untuk memahami fenomena alam dan sosial, maupun untuk memecahkan permasalahan yang ada di dalamnya diperlukan pemecahan terhadap interaksi dari berbagai unsur yang membentuk fenomena atau permasalahan tersebut. Biasanya agar permasalahan terfokus dalam kajian diberikan suatu pembatasan permasalahan dan dituangkan dalam bentuk model dari fenomena atau permasalahan tertentu. Jadi model adalah penyederhanaan dari fenomena atau permasalahan yang ada, akan tetapi tidak menghilangkan ciri-ciri atau sifat pokok permasalahan. Ada beberapa jenis model, diantaranya adalah model matematis (untuk persamaan matematika), model analog (untuk pemetaan permasalahan one to one, seperti pada program komputer), model verbal (untuk naskah drama) dan model tiruan (untuk proses edukatif misalnya mock-up dari suatu mesin).
Ketahanan nasional sesungguhnya merupakan suatu model dari kondisi tata kehidupann suatu Negara pada saat tertentu dan bersifat dinamik. Dalam kerangka pemahaman atau pembinaan tata kehidupan nasional tersebut diperlukan penyederhanaan tertentu dalam bentuk model yang merupakan hasil pemetaan dari keadaan nyata. Semua aspek dalam tata kehidupan di petakan dengan cara many to one menjadi beberapa gatra saja dengan maksud agar memudahkan pengamatan maupun pemahaman interaksinya. Sehingga dengan demikian gatra merupakan representasi dari beberapa aspek kehidupan, yang dalam bahasa matematikanya tiap gatra adalah tidak lain dari hasil pemetaan beberapa aspek kehidupan. Selanjutnya peta dari tata kehidupan nyata tingkat nasional disebut model tata kehidupan nasional atau model ketahanan nasional.
Aspek Ketahanan Nasional
Model ketahanan nasional harus dapat merefleksikan sifat-sifat asli atau nyata tata kehidupan nasional. Seperti pada model Brzezinski terdapat 4 gatra, pada Cline terdapat 5 gatra, pada model Lemhanas RI terdapat 8 gatra dan pada model Morgenthau terdapat 8 gatra yang berlainan dengan model Lemhanas RI. Keseluruhan gatra harus dilihat sebagai satu keutuhan yang bulat atau Gestalt yang mencerminkan kondisi dinamika tata kehidupan nasional. Mereka dapat dipisahkan dalam teori analitik, namun tidak dapat dipisahkan satu dari yang lainnya, apalagi kaitan satu dengan lainnya.
Konsepsi ketahanan nasional menurut Lemhanas RI. merupakan segala aspek kehidupan nasional yang meliputi delapan aspek (asta grata) yang terdiri atas tiga aspek alamiah (tri gatra) yakni geografi, sumber daya alam, dan sumberdaya manusia. Lima aspek yang lain (panca gatra) adalah : ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.
Hubungan antar gatra itu dapat digambarkan sebagai berikut :
![]() |
Gambar 1. Hubungan antar Gatra dalam asta gatra.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar