Situs nuklir Prancis meledak

BBC.COM, Situs nuklir Prancis Marcoule meledak hari Senin (12 September 2011) menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya.

Situs nuklir Prancis Marcoule
Para pejabat mengatakan tidak ada risiko kebocoran radioaktif setelah ledakan yang disebabkan kebakaran dekat tungku pembakaran di situs penyimpanan limbah radioaktif Centraco.
Di situs ini dilaporkan tidak ada reaktor nuklir. Ledakan terjadi sekitar pukul 11.45 waktu setempat.
Pemilik fasilitas itu perusahaan penyedia listrik EDF mengatakan "telah terjadi kecelakaan industri bukan kecelakaan nuklir".
"Untuk sementara waktu tidak ada yang dapat diproses di luar tempat penyimpanan itu," kata juru bicara Badan Energi Atom Prancis (CEA).
Pusat pemrosesan Centraco milik anak perusahaan EDF.
Tempat tersebut menghasilkan bahan bakar MOX yang mendaur ulang plutonium dari senjata nuklir.

Terkendali

Juru bicara EDF mengatakan tungku pembakaran itu untuk membakar limbah tercemar seperti bahan bakar, peralatan dan baju yang telah digunakan dalam produksi senjata nuklir.
"Kebakaran yang disebabkan ledakan telah dapat dikendalikan," katanya.
"Kebakaran yang disebabkan ledakan telah dapat dikendalikan"
Juru bicara EDF
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan sudah mengadakan kontak dengan pihak berwenang Prancis untuk mempelajari penyebab ledakan tersebut.
Direktur Jenderal IAEA Yukiya Amano dikutip Reuters mengatakan, pusat insiden di fasilitas itu telah "segera diaktifkan".
Listrik tenaga nuklir telah mengisi 75% dari kebutuhan listrik Prancis.
Marcoule dibuka tahun 1955 dan merupakan salah satu situs nuklir Prancis tertua meskipun sudah dimodernisasi.
Situs ini terletak di Gard, kawasan Languedoc-Roussillon dekat pantai Mediterania Prancis.
Seluruh 58 reaktor nuklir Prancis telah diuji kekuatanya dalam beberapa bulan ini menyusul bencana di PLTN Fukushima Jepang akibat gempa dan tsunami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar